Cara Menghindari Tantrum Pada Batita

Cara Menghindari Tantrum Pada Batita

137
0
SHARE
Cara Menghindari Tantrum Pada Batita
source : buahhati.co.id

KabarFemale—Meski tantrum merupakan perilaku normal pada batita, hal ini bisa diminimalisir dengan menentukan batasan baik untuk Anda maupun anak. Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menghindari tantrum pada batita.

Hindari situasi yang membuat anak terlalu lelah
Cari pemicu tantrum yang biasa terjadi. Apakah terjadi ketika anak merasa lelah, lapar, atau terburu-buru? Apakah tantrum terjadi saat ia berada di situasi yang sulit seperti di sekolah atau saat berbelanja? Membuat catatan tentang penyebab tantrum anak bisa membuat Anda mengerti penyebabnya. Coba batasi situasi yang membuat anak terlalu terstimulasi. Misalnya, berbelanja dalam waktu singkat agar anak tidak kelelahan, membawa cemilan ketika pergi, dan menawarkan makan sebelum anak berperilaku buruk.

Katakan tidak untuk makanan siap saji
Beberapa jenis makanan bisa berpengaruh pada perilaku anak. Rasa manis memicu variasi gula darah, kafein pada minuman bisa membuat anak terjaga hingga berjam-jam, sehingga mereka tidak bisa duduk tenang apalagi tertidur, dan bahan tambahan atau zat kimia bahkan pada makanan yang dianggap normal bisa mempengaruhi batita yang sensitif. Membuat catatan tentang penyebab tantrum anak akan memberi Anda petunjuk untuk menemukan pemicunya.

Pahami anak
Coba dengarkan baik-baik apa yang anak ingin sampaikan. Dorong ia untuk mengungkapkan rasa marah atau kesal secara verbal. Jika kemampuan bahasanya terbatas, bantu dengan mengatakan, “Ade marah ya karena mainannya rusak,” atau “Bunda juga sebel kalo ga dapet yang Bunda mau.”

Tidak terlalu banyak aturan
Jangan terlalu mempermasalahkan hal-hal kecil. Aturan seperti memakai sabuk pengaman atau berpegangan tangan ketika menyeberang jalan memang harus diterapkan, tapi keseimbangan antara kesehatan, keamanan, serta kegembiraan akan membawa manfaat bagi keluarga, jadi buat rumah sebagai tempat yang aman dan terapkan aturan hanya untuk hal yang sangat penting.

Tidak memberi terlalu banyak pilihan
Kesempatan membuat keputusan membantu batita merasa memiliki kontrol tapi terlalu banyak pilihan bisa membuatnya bingung. Daripada bertanya, “Apa yang ingin kamu pakai?” sebaiknya tawarkan dengan, “Ade mau pakai baju biru atau merah?”

Menghindari rasa malu
Sulit untuk mempertimbangkan perasaan anak ketika ia tantrum di depan banyak orang, tapi apapun yang Anda lakukan, jangan berteriak padanya, jangan memukul, dan jangan menyerah karena Anda merasa malu. Dan jangan pula meninggalkannya ketika ia di luar kendali. Hal terbaik yang bisa Anda lakukan di sini adalah menggendongnya dan membawanya pergi dari tempat keramaian tadi.

Memberi rasa nyaman
Anda yang tahu apa yang terbaik untuk si kecil, Anda akan tahu apakah ia bisa tenang dengan sendirinya atau perlu ditemani. Jika meninggalkannya bisa membuatnya tenang, kembalilah ketika ia sudah membaik, lalu memeluknya, dan katakan Anda menyayanginya. Anak perlu tahu kalau ia dicintai meski ketika ia berperilaku tidak menyenangkan.

 

AFI150301

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.