Cara Memberi Susu Formula Dengan Botol Susu

Cara Memberi Susu Formula Dengan Botol Susu

315
0
SHARE
Cara Memberi Susu Formula Dengan Botol Susu
source : ibundacerdas.com

KabarFemale—Awalnya mungkin Anda merasa bingung, tapi kelamaan akan terbiasa. Sebelum bayi lahir, sterilkan semua botol susu dan dot dengan merendamnya di air mendidih selama 5 menit. Lalu Anda bisa mencucinya di air panas dan besabun atau dimasukkan ke mesin pencuci piring. Botol susu tak perlu disteril lagi setelah tiap kali dipakai.

Di pagi hari, sebelum tidur, atau setelah memberi susu ke bayi, siapkan satu atau dua botol susu untuk persediaan. Ikuti instruksi pada kemasan lalu simpan di lemari pendingin. Tanyakan ke dokter apakah Anda perlu menggunakan air yang steril untuk mencampur susu formula.

Ketika waktunya bayi menyusu, hangatkan botol. Gunakan mesin penghangat atau isi wadah dengan air panas dan masukkan botol ke dalamnya selama beberapa menit. Jangan pernah gunakan microwave, karena pemanasannya tidak merata dan bisa berbahaya. Kelamaan bayi bisa terbiasa menikmati susu formula pada suhu ruang atau dingin. Ini bisa menghemat waktu Anda.

Ketika susu sudah siap, letakkan bayi di pangkuan Anda dengan posisi kepala lebih tinggi. Miringkan botol agar bagian dot terisi penuh, jika tidak bayi akan menelan udara yang bisa membuatnya tidak nyaman dan rewel.

Setelah sterilisasi awal dengan direndam di air mendidih selama 5 menit, mencuci dengan air sabun yang panas, berarti botol susu sudah siap. Bila tidak yakin botol sudah bersih, masukkan kembali ke mesin pencuci piring. Pastikan Anda meletakkan botol dan tutupnya di keranjang. Bila bayi mengalami ruam, dokter biasanya akan menyarankan Anda mensterilisasi semua botol susu, dot, dan teether setelah tiap kali digunakan. Jika dokter tidak menyarankannya, Anda tak perlu melakukannya.

Ketika bayi bertambah besar, ia minum susu lebih banyak. Anda bisa mengetahui takaran yang dikonsumsi bayi melalui panduan berikut:
– Bayi baru lahir, 2 hingga 3 ons setiap 3 hingga 4 jam
– Bayi usia 1 bulan, 4 ons setiap 4 jam
– Bayi usia 2 bulan, 4 ons dalam 6 hingga 7 kali minum setiap hari
– Bayi usia 4 bulan, 4 hingga 6 ons dalam 6 kali minum setiap hari
– Bayi usai 6 bulan, 6 hingga 8 ons dalam 6 kali minum setiap hari
Bayi usia 1 tahun, 8 ons, 2 hingga 3 kali sehari.

Tapi jangan biarkan panduan ini mendikte Anda. Tiap anak berbeda, jadi biarkan bayi Anda yang memandunya, ikuti petunjuknya ketika ia merasa lapar atau kenyang. Selain itu pasti ada hari dimana ia merasa lebih lapar dari biasanya.

 

AFI150401

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY