Cara Benar Menyimpan ASI Perah

Cara Benar Menyimpan ASI Perah

979
0
SHARE
Source: Flickr

KabarFemale – Setelah mengetahui cara memompa ASI yang benar, ibu harus tahu bagaimana cara menyimpan ASI perah. Ini disebabkan karena ASI tidak bisa disimpan seperti cairan lainnya. ASI memerlukan perlakukan khusus karena jika salah dalam penyimpanannya bisa mengakibatkan ASI tidak layak untuk dikonsumsi. Dan pengetahuan untuk menyimpan ASI ini sangat penting, apalagi untuk Anda yang memiliki produksi ASI lebih atau menyusui tapi masih bekerja.

Aturan Menyimpan ASI Perah

Dalam menyimpan ASI perah, ada banyak sekali aturan yang harus diketahui oleh ibu. Bagaimana memilih botol, mengatur suhu kulkas hingga berapa lama masa penyimpanan adalah sebagian yang harus diketahui. Untuk lebih jelasnya, yuk kita simak berikut ini :

  1. Kondisi tangan sebelum dan saat menyimpan ASI haruslah bersih. Ini dimaksudkan agar tidak ada kuman atau bakteri yang hinggap di dalam ASI.
  2. Tempat untuk menyimpan ASI juga harus bersih. pastikan Anda menggunakan botol yang steril dan bersih sebelum memasukkan ASI ke dalam botol. Pakai botol kaca atau kontainer berbahan plastik yang bertutup rapat agar ASI tidak bocor. Pastikan juga wadah untuk penyimpan memiliki kategori BPAFree.
  3. Pastikan ketika Anda mengisikan ASI ke dalam botol, botol sudah kering sempurna. Saat dicuci, pakai air panas dan juga sabun khusus untuk bayi.
  4. Beri label tanggal ASI diperah. Ini akan memudahkan Anda dalam penyimpanan dan menentukan berapa lama harus disimpan.
  5. Jangan mencampur ASI lama dengan ASI yang baru diperah di wadah yang sama.
  6. Jika ingin membekukan ASI, pastikan bahwa Anda sudah menutup botol ASI dengan rapat. Jadi tidak akan ada udara masuk dan keluar.
  7. Sisakan beberapa sentimeter dari tutup botol saat akan menyimpan ASI. Ini bertujuan untuk menampung ASI yang volumenya meningkat saat dibekukan.
  8. Jangan pernah menyimpan ASI di bagian pintu lemari atau freezer, sering membuka pintu kulkas atau freezer membuat ASI mengalami perbedaan suhu sehingga bisa merusak kualitas ASI.

Adapun cara untuk menghangatkan ASI yang sudah dibekukan :

  1. Cek dahulu tanggalnya. Selalu ambil ASI dengan tanggal paling lama agar tidak basi di penyimpanan.
  2. Beberapa ibu memberikan ASI tanpa dihangatkan terlebih dahulu. Anda boleh melakukannya namun jangan terlalu sering.
  3. Jika Anda menyimpan ASI dalam lemari es, hangatkan botol ASI dengan air hangat di bak selama beberapa menit. Jangan memanaskannya secara langsung di atas api.
  4. Jangan pernah memanaskan ASI dengan microwave karena akan merusak kualitas dari ASI sebab panas yang tidak rata.
  5. Untuk mengecek apakah ASI sudah cukup hangat, teteskan terlebih dahulu di punggung tangan. Baru berikan pada si kecil.
  6. Jangan pernah membekukan ASI yang sudah dihangatkan.

 

BFI15040252

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY