Bolehkah Berolahraga Saat Hamil?

Bolehkah Berolahraga Saat Hamil?

161
0
SHARE
Bolehkah Berolahraga Saat Hamil?
Source: prenagen.com

KabarFemale—Bila tidak mengalami komplikasi kehamilan, Anda bisa berolahraga di masa kehamilan. Tetap dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter secara teratur untuk mendapat panduan tentang jenis olahraga yang sesuai dengan Anda. Tapi secara umum, olahraga selama hamil dianjurkan, aman, dan memberi banyak manfaat.

Menjalani olahraga teratur selama hamil membuat Anda memiliki kontrol berat badan yang lebih baik, juga meningkatkan mood, dan membuat ibu menjaga kebugarannya. Ibu yang berolahraga secara teratur selama hamil bisa secara siginifikan mengurangi dan mencegah resiko kelahiran melalui bedah sesar. Calon ibu yang berolahraga sepanjang kehamilan menjalani persalinan lebih pendek dan kurang beresiko membutuhkan bantuan medis selama persalinan. Olahraga selama hamil juga membuat bayi memiliki akses aliran darah, oksigen, dan nutrisi yang lebih baik.

Para ahli menyarankan Anda mengikuti 20 hingga 30 menit olahraga per hari. Anda bisa coba lakukan aktifitas fisik berikut ini selama hamil:
– Berenang, bagus untuk mengurangi resiko kepanasan
– Berjalan kaki
– Bersepeda
– Olahraga dalam air
– Pilates
– Yoga
Aktifitas fisik yang perlu dihindari:
– Menunggang kuda
– Ski
– Roller blade atau roller skate
– Olahraga kontak fisik atau kompettitif

Penting untuk menyadari perubahan yang terjadi pada tubuh selama hamil dan bagaimana dampaknya pada olahraga yang rutin dilakukan. Selama hamil, ketika hormon berubah, berat badan meningkat dan detak jantung naik, kemampuan Anda untuk melakukan aktifitas fisik akan berubah. Waspadai tanda berikut selama atau setelah berolahraga:
– Peningkatan detak jantung
– Merasa pusing
– Nafas pendek
– Sakit kepala
– Mual
– Kontraksi rahim
– Pendarahan vaginal
– Cairan ketuban bocor
– Nyeri atau tidak nyaman pada punggung atau panggul
– Penurunan gerakan janin
– Bengkak pada mata kaki, wajah, dan tangan

Bila muncul tanda-tanda di atas Anda perlu berhenti berolahraga dan berkonsultasi dengan dokter. Lakukan langkah pencegahna berikut selama berolahraga:
– Jangan naikkan suhu tubuh terlalu tinggi karena Anda akan kepanasan
– Memang normal bila detak jantung Anda meningkat saat hamil, tapi bila peningkatannya teralalu tinggi, aliran darah ke bayi akan terbatas
– Setelah kehamilan minggu 31 Anda tidak boleh berbaring telentang karena posisi ini bisa mengurangi tekanan darah
– Berhati-hati jangan sampai terkilir atau terjatuh, karena tubuh melepas hormon yang membuat tubuh rileks, Anda jadi lebih rentan terjatuh.

AFI150401

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY