Bolehkah Berhubungan Intim di Usia Kehamilan 8 Bulan?

Bolehkah Berhubungan Intim di Usia Kehamilan 8 Bulan?

645
0
SHARE
Source : pregnancyandbaby.com

KabarFemale—Salah satu kegiatan yang mempuanyai jadwal sendiri dan kerap rutin dilakukan oleh pasangan untuk menjaga keharmonisan ada dengan melakukan hubungan intim. Akan tetapi bisahkah hubungan dilakukan saat Anda sedang hamil? Apalagi saat kehamilan semakin membesar dan memasuki usia kehamilan 8 bulan. Tentu hal ini akan menyulitkan posisi seks yang akan dilakukan.

Tentang Hubungan Intin di Usia Kehamilan 8 Bulan
`
Sebenarnya berhubungan intim pada masa kehamilan tidaklah dilarang dan sah-sah saja, bahkan disaat memasuki usia kehamilan 8 bulan. Asalkan Anda berdua tahu batas dan resiko serta manfaat dari berhubungan intim selama masa kehamilan. Karena rutin melakukan hubungan intim dengan pasangan selalu memberikan manfaat yang luar biasa terhadap masing-masing pasangan dan juga kehidupan rumah tangga.

Ada beberapa kendala yang bisa merepotkan saat melakukan hubungan intim di usia kehamilan 8 bulan yang sudah tua, apalagi jika melakukan posisi missionaris. Selain perut yang semakin membesar tentu Anda juga merasa lebih terbebani saat melakukan hubungan intim.

Alih-alih khawatir akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat melakukan hubungan intim di usia kehamilan tua, faktanya hubungan intim di saat masa kehamilan mendekati persalinan atau sekitar usia kehamilan 8 bulan justru akan sangat memudahkan dan mempercepat proses persalinan itu sendiri. Hal ini dikarenakan saat melakukan hubungan intim tubuh akan mengeluarkan berbagai macam hormone seperti oksitosin, endorphin, DHEA. Hormon oksitosin sendiri merupakan hormone yang membantu pergerakan otot-otot saat kontraksi di masa persalinan. Sehingga hal inilah yang dapat menjadikan wanita hamil yang melakukan hubungan intim akan cepat mendorong masa persalinan.

Bila Anda tetap merasa khawatir dengan hubungan intim yang dilakukan pada masa kehamilan mendekati persalinan, maka Anda bisa mulai mengurangi sedikit demi sedikit kegiatan seks dengan pasangan. Akan tetapi jangan berhenti total sama sekali, karena hal ini hanya akan membuat hormone dalam tubuh Anda menjadi tidak seimbang dan justr hubungan intim yang telah dilakukan sebelumnya tidak menghasilkan apa-apa. Untuk itu Anda tetap dibolehkan melakukan hubungan intim pada saat emnjelang persalinan. Yang perlu anda perhatikan yaitu tetap menjaga kestabilan hubungan intim itu sendiri dan melakukannya dengan sangat hati-hati.

Menjelang persalinan dan saat memasuki bulan terakhir biasanya hormone memang cenderung tidak seimbang antara estrogen dan progesterone, hal ini menjadikan hormone oksitosin mengambil alih dengan berperan memberikan efek kontraksi yang sama dengan kontraksi pada saat melaukan hubungan intim, dan pada akhirnya hormone ini pula yang menjadi dominasi pada saat proses persalinan dan menjadi kekuatan Anda pada saat kelahiran. Nah, sekarang sudah tahu kan ladies?

BFI15040168

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY