Apakah Makanan Siap Saji Baik Untuk Anak?

Apakah Makanan Siap Saji Baik Untuk Anak?

195
0
SHARE
source : warungsatekamu.org

KabarFemale—Peningkatan obesitas, diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, dan penyakit yang berhubungan dengan makanan, terjadi pada anak. Penelitian menyebutkan kalau anak yang makan lebih banyak makanan siap saji cenderung memiliki kalori lebih banyak dan lebih sedikit nutrisi dibanding mereka yang kurang atau tidak mengkonsumsi makanan siap saji. Lebih sering makan makanan siap saji berarti kebiasaan sehat semakin berkurang.

Terbukti kalau makanan siap saji tidak sehat. Seiring waktu, penelitian menemukan tidak banyak perubahan pada kualitas nutrisi dari menu yang ditawarkan makanan siap saji. Meski terasa enak, ada komponen yang membuat makanan siap saji bukan sebagai menu ideal bagi anak.

Faktor lemak
Makanan siap saji sangat tinggi kandungan lemaknya. Ketika anak mulai tumbuh, kita ingin sumber terbaik sebagai bahan bakar mereka agar mereka bisa tumbuh dengan baik. Kita membatasi berapa banyak lemak jenuh dan trans yang mereka konsumsi.

MSG
Bahan pembunuh pada makanan siap saji adalah MSG. Garam asam amino dan penguat rasa selalu digunakan pada makanan siap saji. Ini berarti anak akan selalu mendapat makanan dengan sedikit nilai nutrisinya, memakan lebih banyak kalori dari yang dibutuhkan. MSG bisa ditemukan pada ayam goreng atau kentang gorang serta menu makanan siap saji lainnya.

Gula dan garam
Gula dan garam ada pada menu makanan siap saji seperti hamburger, kentang goreng dan minuman soda. Selain menimbulkan masalah seperti diabetes pada anak, asupan gula bisa juga menimbulkan masalah ketika anak menjadi dewasa. Bila ada riwayat tekanan darah tinggi dan penyakit jantung di keluarga, kita perlu mewaspadai asupan garam pada anak karena mereka beresiko tinggi mengalaminya ketika dewasa.

Ukuran lebih besar, bukan berarti lebih baik
Ukuran porsi pada menu makanan siap saji semakin besar sebagai akibat meningkatnya selera makan. Tak dibutuhkan ukuran yang super besar. Banyak restoran siap saji menawarkan menu anak dalam porsi besar, dengan kandungan kalori lebih banyak dari yang seharusnya dikonsumsi setiap hari oleh anak kecil. Bila memesan sandwich, sebaiknya tak perlu ditambah kentang goreng atau makanan penutup.

Ada alasan dibalik nama siap saji. Dibutuhkan waktu 20 menit untuk perut memberitahu otak kalau Anda kenyang. Ketika makan hamburger dan kentang goreng sambil berkendara, kita tak lagi memikirkan rasa dari makanan. Yang terjadi kemudian adalah perut terasa sakit. Daripada makan sembari jalan, sebaiknya duduk dan makan perlahan. Membawa makanan pulang untuk dimakan bersama di rumah juga bisa mencegah makan berlebih dan membuat Anda lebih dekat dengan keluarga.

 

AFI150501

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY