Air Liur Berlebih Di Kehamilan Trimester Pertama

Air Liur Berlebih Di Kehamilan Trimester Pertama

523
0
SHARE

KabarFemale—Produksi air liur yang berlebih selama kehamilan trimester pertama membuat kondisi Anda yang juga mengalami morning sickness semakin tidak menyenangkan.

Penyebab air liur berlebih pada kehamilan trimester pertama

Para ahli masih belum pasti, tapi kemungkinan untuk penyebab air liur berlebih selama kehamilan trimester pertama adalah juga yang bertanggung jawab untuk gejala kehamilan lainnya, yakni hormon kehamilan.

Air liur yang berlebih berkumpul di mulut dan menambah rasa pusing. Seperti gejala kehamilan lainnya, ini terasa menyebalkan tapi sangat tidak berbahaya. Juga berlangsung hanya sementara, dan akan hilang setelah trimester pertama.

Anda tidak akan bisa menghilangkan air liur berlebih selam hamil, tapi ada beberapa cara untuk meringankannya:
– Menggunakan kumur mulut rasa mint
– Sering menggosok gigi dengan pasta gigi rasa enak
– Mengunyah permen karet bebas gula.

Meski penyebab sebenarnya dari produksi air liur berlebih di mulut tidak teridentifikasi, ada banyak sebab untuk hal ini:
– Perubahan hormonal yang terjadi di tubuh selama hamil bisa jadi satu alasan produksi air liur berlebih.
– Muntah atau morning sickness yang ekstrim bisa terkait dengan produksi lebih banyak air liur di awal kehamilan.
– Kondisi yang dikenal dengan hyperemesis gravidarum menyebabkan muntah berlebih dan dehidrasi selama hamil. Ini juga memciu produksi air liur lebih tinggi di mulut.
– Heartburn, yang menjadi gejala umum terkait kehamilan, juga bisa terkait dengan peningkatan produksi air liur.
– Merokok cenderung meningkatkan produksi air liur.
– Infeksi mulut dan gigi tertentu bisa memicu peningkatan produksi air liur di mulut.
– Paparan terhadap merkuri atau bahan kimia beracun yang ada di pestisida juga bisa meningkatkan produksi air liur.

Perlu diingat kalau produksi air liur penting dan adalah proses yang dibutuhkan oleh tubuh. Tubuh Anda memprodkusi sekitar 1 setengah quarts air liur. Ini membantu tubuh menetralisir asam perut, melindungi gigi dari bakteri berbahaya, membantu meningkatkan pencernaan, dan memecah makanan serta menjaga mulut berpelumas.

Meski tidak banyak yang bisa Anda lakukan, cobalah menghisap es batu. Dengan begitu mulut akan merasa mati rasa dan mengurangi air liur. Anda bisa juga menghisap jeruk lemon atau jahe.

Minum banyak air untuk membantu terhindar dari dehidrasi dan menelan air liur berlebih yang diproduksi. Hindari konsumsi makanan yang mengandung terlalu banyak karbohidrat.

BFI150403(3)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY