Macam Game Edukasi untuk Anak

Macam Game Edukasi untuk Anak

186
0
SHARE
Source : momtastic.com

KabarFemale – Anak-anak secara alamiah memilik naluri untuk selalu bergerak dan ingin tahu. Ini karenanya tidak heran kalau anak suka sekali bermain. Nah, sebagai orang tua, patutnya Anda memandang sebuah kesempatan bermain tidak hanya untuk menghibur namun juga sarana untuk membentuk karakter dan juga kepribadiannya. Anda juga bisa membuat mainan menjadi sarana edukasi. Karena itu, penting untuk mengetahui apa saja jenis game edukasi untuk anak yang bisa Anda berikan.

Game edukasi untuk anak banyak macamnya, penjelasan akan disajikan di bawah ini.

Permainan untuk anak seharusnya memang tidak hanya untuk menghibur tapi juga memberikan ajaran yang edukatif. Nah, kami akan memberikan contoh beberapa permainan yang bisa Anda jadikan sebagai game edukasi untuk anak, yaitu :

1. Game mengasah otak

Jangan berpikir game mengasah otak ini pasti akan membuat anak berpikir keras dan stres. Justru ada juga game yang fun tapi memberikan ajaran untuk si kecil. Beberapa contoh di antaranya adalah catur, halma, balon susun, lego, puzzle dan sejenisnya.

2. Game membentuk fisik

Jangan bayangkan si kecil berolahraga di gym center dengan membaya barbel yang berat atau berlari di treadmill. Yang dimaksud dengan game membentuk fisik adalah permainan yang memerlukan banyak gerak fisik. Misalnya sepak bola, badminton, gobak sodor dan juga permainan sejenisnya. Permainan seperti inia kan melatih jiwa sosialnya dan juga melatih fisiknya untuk bisa kuat.  Bagus juga kesehatan.

3. Game Sosial

Untuk permainan ini, dibutuhkan tim artinya anak harus bermain dengan anak-anak lain di sekelilingnya. Tidak hanya di rumah saja, Anda juga harus memperbolehkan anak mengeksplorasi jiwa sosialnya. Nah game yang bisa Anda berikan adalah main kelereng, main peran, mainan jual beli dan sebagainya. Biarkan anak mengembangkan jiwa sosialnya dan juga temperamennya dengan bermain.

4. Game Pembentuk Kepribadian

Biasanya, banyak orang tua yang memberikan permainan sesuai dengan jenis kelamin. Ini tidak dilarang dan wajar saja dilakukan. Misalnya anak perempuan bermain boneka sedangkan anak laki-laki bermain bola. Namun ajarkan juga solidaritas dan juga respek pada anak.

Nah, itu dia beberapa jenis permainan yang bisa memberikan edukasi untuk anak. Anak memang sudah bernaluri untuk bermain, tugas Anda sebagai orang tua adalah memberi pengawasan dan batasan yang secukupnya. Asal si kecil tetap di jalur yang Anda inginkan tanpa harus memaksanya, maka permainan bisa selalu menjadi hal yang menyenangkan.

BFI15040242

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY