Peran Mata dalam Kehidupan Sosial

    184
    0
    SHARE
    © Deviantart

    RajaNego—Kehidupan sosial merupakan bagian penting dalam kehidupan manusia. Karena tidak ada satu orang pun di dunia ini yang bisa hidup tanpa orang lain. Setiap orang pasti saling membutuhkan satu sama lain. Kalau dalam istilah biologi, terjadi hubungan simbiosis mutualis. Satu orang membutuhkan sesuatu dari orang lain, dan orang lain membutuhkan sesuatu yang lain.

    Tahukah Anda ? Ada satu anggota tubuh yang sangat penting dalam kehidupan sosial. Kehadiran anggota tubuh ini menunjang terhadap kehidupan sosial seseorang menjadi lebih baik. Dan anggota tubuh tersebut ialah mata.

    Mata tidak hanya digunakan untuk melihat, tetapi juga berkomunikasi. Loh, kenapa bukan mulut ? Ada istilah yang mengatakan bahwa lidah terlalu gampang untuk berbohong, tapi tidak dengan mata. Dan lagi pula, tanpa berbicara pun, seseorang bisa diketahui perasaannya dari sorot matanya. Untuk detailnya, berikut ini adalah peran mata bagi kehidupan sosial.

    1. Mata adalah gambaran isi pikiran seseorang. Rasa senang, marah, takut, sedih, khawatir dan bingung bisa dilihat dari sorot mata seseorang. Contoh kecilnya ketika orang sedang sedih. Mata orang tersebut menjadi tidak bercahaya, sayu, nanar bahkan bisa meneteskan air mata.

    Meski terkadang air mata bisa juga menjadi simbol puncak kebahagiaan seseorang. Begitu pula dengan orang yang sedang bingung. Akan terlihat dari sorot matanya.

    2. Tidak ada orang yang bisa berbohong dengan sorot matanya. Mulut bisa berbohong, tapi mata tidak melakukan itu. Jika kita sedang berkomunikasi dengan orang, lalu dia berbohong, kita bisa melihat itu dari gerakan matanya. Misalnya ia berusaha menghindari kontak mata.

    3. Semua jenis hubungan dimulai dari kontak mata. Pertemanan, hubungan bisnis termasuk juga hubungan cinta, semuanya bisa dimulai dari kontak mata. Atau setidaknya dengan seseorang melihat orang lain. Mata juga menjadi alasan munculnya istilah ‘dari mata turun ke hati’. Mata bisa menjadi awal tumbuhnya benih cinta di antara sepasang manusia.

    4. Dengan mata, orang bisa mengenal tipe kepribadian orang lain. Kepribadian orang lain sebetulnya juga bisa dikenali dari sorot matanya yang sedang normal. Ada orang yang sorot matanya penuh siasat. Ada yang terlihat tenang.

    Ada pula orang yang sorot terlihat matanya selalu ceria. Dan ada juga sorot mata orang yang terlihat selalu berpikir keras. Dengan mata, orang bisa mengenal kepribadian orang lain. Sehingga memudahkannya dalam membangun komunikasi sehingga tercipta hubungan yang lebih baik.

    Pertanyaan selanjutnya ialah, bagaimana dengan orang yang tunanetra. Orang tunanetra jelas tidak bisa berkomunikasi melalui sorot matanya. Oleh karena itu, bersyukur lah kita yang dibekali anggota tubuh yang sempurna, tak kurang sesuatu apapun.

     

    AFR150201

    NO COMMENTS

    LEAVE A REPLY