Tips & Trik Memilih Ikat Pinggang

Tips & Trik Memilih Ikat Pinggang

449
0
SHARE
Source image: google

Ikat pinggang pertama kali didokumentasikan semenjak zaman perunggu. Semenjak itu ikat pinggang lebih umum dikenakan oleh pria ketimbang wanita, terutama pada masa perang dunia. Ikat pinggang pada masa perang lebih fungsional sebagai sabuk senjata seperti pedang dan pistol maupun untuk alasan estetika dalam berpakaian.

Kemudian, pada tahun 1920 fungsi penggunaan ikat pinggang berkembang menjadi atribut fashion di berbagai kalangan. Ikat pinggang menjadi pilihan orang-orang karena memakai ikat pinggang memberi efek langsing pada tubuh dan menonjolkan bagian bahu bagi orang – orang yang percaya diri akan postur bahu mereka.

Fungsi ikat pinggang sebagai pengikat ban pinggang celana agar tetap terikat di pinggang tidak mudah melorot seolah berevolusi menjadi sekedar atribut di pinggang. Hal ini dapat dilihat dari kepopuleran ban pinggang celana yang sengaja dibuat lebih rendah hingga sebatas pinggul dan sedikit memperlihatkan bokong. Trend celana pinggul ini mulai populer di pertengahan tahun 1990-an, terutama di kalangan wanita.

Pada kesempatan kali ini, RN Female akan membahas tips dan trick untuk kalian yang masih bingung atau kurang percaya diri memilih ikat pinggang yang sesuai dengan busana dan bentuk tubuh kalian.

Ikat Pinggang Obi
Kalian pernah melihat ikat pinggang di kimono yang berasal dari negeri sakura, Jepang? Itulah yang disebut obi. Ikat pinggang berbentuk obi dengan warna gelap dapat secara efektif dan efesien memberikan kesan pinggang yang lebih ramping.

Ikat Pinggang Metalic
Bagi kalian yang senang menonjolkan diri lewat tata busana yang fashionable, ikat pinggang metalic dapat menjadi pilihan. Atribut metalic dapat membuat kalian yang percaya diri akan perut ramping kalian lebih terlihat ramping. Ikat pinggang metalic baik untuk dipadankan dengan rok midi, jeans, dan rok mini.

Ikat Pinggang Hip Slung
Ikat pinggang ini mampu membingkai bentuk tubuh serta memberikan ilusi tubuh kalian terlihat lebih panjang dan jenjang. Ikat pinggang hip slung cocok dipadankan dengan busana feminim, salah satu contohnya adalah mini dress.

Ikat Pinggang Neon
Biasanya, ikat pinggang ini terbuat dari karet dengan warna yang mencolok, misalnya warna pink, oranye, kuning, biru, dan hijau stabilo. Ikat pinggang neon cocok untuk dikenakan pada busana kasual dan sporty.

Tips memilih ikat pinggang sesuai bentuk tubuh.

1. Bentuk tubuh kecil atau mungil
Do : Pakailah ikat pinggang yang kecil dan tipis
Don’t : Hindari ikat pinggang yang lebar dan terbuat dari kulit, karena akan membuat proporsi tubuh terlihat berat.
Tips : Jika kalian yang berbadan mungil tetap ingin mengenakan ikat pinggang yang lebar, pilih ikat pinggang berbahan kain atau karet.

2. Bentuk tubuh berisi hingga gemuk
Do : Pilih ikat pinggang dengan desain yang simpel dan tidak terlalu mencolok
Don’t : Mengenakan ikat pinggang yang memiliki banyak detail atau berwarna mencolok dan dapat menarik perhatian yang tidak diinginkan ke bagian pinggang.
Tips : Pilih ikat pinggang yang tipis dan berwarna netral (contoh: hitam dan coklat tua) atau warna senada dengan busana yang dikenakan.

3. Bentuk Tubuh Rata atau Boyish
Do : Tubuh ini sesuai dengan jenis ikat pinggang apapun yang ada.
Tips : Bereksperimenlah!

Nah, kalian sudah mendapat gambaran mengenai jenis ikat pinggang yang sesuai dengan bentuk tubuh dan selera kalian. Have fun, Ladies!

AFF141007

Temukan berbagai kabar terkini seputar dunia wanita mengenai health, beauty, fashion, kuliner, relationship, inspiration, mom, kids, juga lifestyle dan entertainment. Hanya di kabarfemale.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY