Tanda Bahaya Pada Kehamilan Trimester Pertama

    158
    0
    SHARE
    Tanda Bahaya Pada Kehamilan Trimester Pertama
    Source : galleryhip.com

    KabarFemale—Bila Anda saat ini sedang menjalani kehamilan trimester pertama, ada beberapa tanda peringatan yang tidak boleh diabaikan dan perlu segera mendapat perhatian medis. Bila Anda cemas tentang kehamilan meski tidak mengalami gejala berikut ini, bicaralah pada dokter.

    Pendarahan vaginal jadi tanda bahaya di kehamilan trimester pertama

    Bercak darah yang keluar atau pendarahan ringan selama kehamilan trimester pertama bisa jadi hal yang normal dan bukan tanda untuk masalah yang serius. Tapi penting untuk memastikannya dan mengetahui apa penyebabnya. Pendarahan yang berat bisa menjadi tanda keguguran atau kehamilan ektopik. Bila Anda khawatir, temui dokter. Dokter bisa melakukan USG atau meminta Anda menjalani tes.

    Mual dan muntah berat. Morning sickness atau mual dan muntah saat hamil dianggap wajar dan normal di trimester pertama. Ini tidak membawa resiko pada janin dan biasanya akan hilang pada kehamilan minggu 14. Tapi bila muntah menjadi semakin parah, dapat menjadi tanda kondisi yang serius. Muntah parah bisa memicu penurunan berat badan, dehidrasi, dan ketidakseimbangan elektrolit. Morning sickness serius yang disebut hyperemesis gravidarum membutuhkan perawatan di rumah sakit untuk mengatasi dehidrasi.

    Hubungi dokter atau bidan bila:
    – Urin berwarna sangat gelap atau tidak buang air kecil lebih dari 8 jam
    – Mengalami muntah berulang kali
    – Ada darah pada muntah
    – Merasa sangat lemah dan pusing ketika berdiri
    – Perut terasa sakit
    – Demam di atas 38 derajat Celsius
    – Detak jantung cepat

    Demam atau peningkatan suhu tubuh. Suhu tubuh yang sangat tinggi selama hamil bisa menjadi tanda serius. Wanita hamil beresiko tinggi mengalami komplikasi flu. Suhu tubuh yang tinggi selama kehamilan trimester pertama juga bisa berhubungan dengan cacat lahir bernama cacat tabung saraf karena tabung saraf terbentuk selama trimester pertama. Suhu tubuh tinggi yang disertai gejala seperti nyeri otot bisa menjadi tanda cytomegalovirus, toksoplasma, dan parvovirus.

    Rasa sakit dan terbakar saat buang air kecil. Ini bisa menjadi tanda infeksi saluran kemih. Infeksi ini sering terjadi selama hamil karena perubahan yang terjadi di tubuh ketika bayi sedang tumbuh. Bila tidak diobati, infeski bisa memicu penyakit yang lebih serius, infeksi, persalinan sebelum waktu, dan kelahiran prematur. Pengobatan dini bisa meredakan rasa sakit dan meningkatkan kemungkinan kehamilan yang sehat.

    BFI150403(3)

    NO COMMENTS

    LEAVE A REPLY