Penyebab Keguguran Paling Umum (1)

    142
    0
    SHARE
    Penyebab Keguguran Paling Umum (1)
    sourcce : mamaworld-collections.com

    KabarFemale—Meski keguguran dini dianggap sebagai hal yang biasa terjadi, tetap tidak mudah menghadapinya. Bila Anda pernah mengalami keguguran, pasti Anda ingin tahu penyebabnya, dan apa yang bisa Anda lakukan agar tidak terjadi lagi. Jangan terlalu cemas bagi Anda yang baru pertama kali hamil dan mengalami keguguran, ada kemungkinan 80 persen Anda akan melahirkan bayi yang sehat nanti.

    Selanjutnya, terimalah kondisi kalau Anda tidak bisa mengetahui kenapa keguguran terjadi. Pada kebanyakan kasus, waktu keguguran terjadi secara acak dan tidak diketahui penyebabnya. Wanita yang mengalami dua atau tiga kali keguguran biasanya memiliki masalah medis yang menyebabkan kehamilan berakhir spontan. Tapi kadang pada keguguran berulang, setengahnya tidak diketahui penyebabnya.

    Berikut ini beberapa penyebab keguguran paling umum:
    Masalah pada kromosom
    Masalah pada kromosom terjadi pada 60 persen keguguran. Kromosom adalah struktur kecil pada tiap sel yang membawa gen. Tiap orang memiliki 23 pasang kromosom, satu set dari ibu dan satu set dari ayah. Kadang ketika sel telur dan sperma bertemu, satu atau beberapa ada yang cacat sehingga kromosom tidak bisa terbentuk dengan semestinya. Pada kasus ini, embrio yang dihasilkan tidak normal dan kehamilan biasanya menyebabkan keguguran.

    Pasangan yang mengalami dua kali atau lebih keguguran berturut-turut kadang bisa tahu, melalui tes medis, kalau mereka mengalami kelainan kromosom yang tidak mempengaruhi mereka, tapi mencegah kehamilan. Bersabarlah bila Anda mengalami satu kali keguguran. Kemungkinannya Anda masih bisa hamil lagi dan melahirkan bayi yang sehat. Jika keguguran terjadi lagi, lakukan tes kromosom untuk mengetahui apa yang terjadi.

    Masalah pada rahim dan serviks yang lemah
    Bila rahim Anda berbentuk tidak normal, keguguran bisa terjadi karena embrio tidak bisa tertanam atau ketika tertanam, tidak bisa mendapat nutrisi yang dibutuhkan untuk bertahan. Kelainan rahim terjadi pada sekitar 10 persen keguguran. Masalah pada serviks jadi hal lain yang bisa memicu keguguran, karena di akhir trimester pertama janin tumbuh cukup besar sehingga serviks mulai menonjol. Serviksa yang lemah tidak bisa menahan janin.

    Dokter kemungkinan tidak mengetahui masalah ini hingga Anda mengalami keguguran berulang. Beberapa masalah pada rahim bisa diperbaiki melalui pembedahan. Bila serviks lemah, dokter bisa menjahit serviks, prosedurnya disebut cerclage. Dan Anda membutuhkan bed rest beberapa waktu saat hamil.

     

     

    AFI150401

    NO COMMENTS

    LEAVE A REPLY