Penyebab Galau dan Cara Mengatasinya

    180
    0
    SHARE
    Source: shutterstock

    KabarFemale− Manusia merupakan makhluk yang paling sempurna diantara makhluk lainnya. Dengan anugerah akal dan hati nurani, manusia bisa mengenal dirinya sendiri, Tuhan, orang lain hingga alam semesta. Dengan kelebihan-kelebihan itu lah, manusia mendapat amanah untuk mengolah alam dan isinya agar senantiasa hidup. Hati menjadi anugerah terhebat, sama hebatnya dengan akal.

    Namun demikian, karena kita juga sebagai makhluk biasa, hati nurani kita juga memiliki kelemahan. Diantara kelemahan yang paling sering kita alami adalah ‘galau’. Galau dalam kamus bahasa Indonesia , diartikan dengan sibuk beramai-ramai; ramai sekali; kacau tidak keruan (pikiran). Dari arti kata tersebut, dapat didefinisikan ulang bahwa galau merupakan keadaan hati atau pikiran yang terlalu sibuk, ramai hingga terjadi kekacauan. Galau biasanya campuran antara rasa sedih, bingung, harapan dan perasaan lainnya yang bercampur aduk hingga menciptakan kekacauan dalam hati.

    Banyak sekali penyebab kegalauan dalam hidup. Karena sebab kegalauan berbeda-beda, cara mengatasinya pun berbeda-beda pula. Berikut ini penyebab-penyebab galau dalam kehidupan kita serta cara mengatasinya agar tidak terjadi berlarut-larut:

    1. Galau karena kesepian. Kesepian merupakan salah satu masalah yang bisa menyebabkan galau. Karena kesepian, kita bisa merasa sedih, berharap ada teman yang mau menemani serta ingin melakukan banyak hal untuk menghilangkan kesepian. Tapi pada kenyataannya, kita tidak bisa melakukan apa-apa untuk menghilangkan kesepian itu kecuali dengan mengganggu teman. Karena teman merasa terganggu, kita pun menjadi serba salah. Maka timbullah kegalauan dalam hati kita. Cara mengatasinya hanya dengan berusaha membuat diri kita tidak terlalu sering merasa kesepian. Misalnya saat merasa kesepian, segera lah menyibukkan diri atau jalan-jalan keluar rumah.
    2. Merasa kehilangan tujuan hidup. Setiap orang sebetulnya memiliki tujuan hidupnya masing-masing. Namun pada beberapa kesempatan, jalan menuju tujuan tersebut seakan buntu. Bahkan pada tingkatan yang lebih parah, seakan ada dinding tinggi dan tebal yang menghalangi pandangan kita terhadap tujuan hidup kita. Jadi lah kita sedih, bingung, takut serta khawatir akibat merasa kehilangan arah hidup. Pada akhirnya, kegalauan pun timbul. Cara mengatasinya ialah dengan berkaca ke dalam diri kita. Melihat dan berpikir mendalam apa sebenarnya tujuan hidup kita serta bagaimana mencapainya. Jika sudah menemukan titik terang, segera lakukan langkah untuk mencpaai tujuan tersebut sedikit demi sedikit.
    3. Galau karena kenyataan tidak sesuai harapan. Penyebab utama kegalauan dalam hal ini ialah kekecewaan. Entah kecewa pada keadaan, orang lain bahkan diri sendiri. Untuk mengatasi kegalauan dalam kasus ini, ialah dengan berupaya sekuat tenaga agar keadaan bisa berubah sesuai harapan. Namun bila tidak bisa, kita harus berkompromi dengan diri sendiri agar menjadi pribadi yang lebih ikhlas.
    4. Galau karena pasangan. Setiap makhluk hidup diciptakan berpasangan. Upaya mencari pasangan bisa menjadi penyebab timbulnya kegalauan. Karena pasangan kita bisa merasakan perbedaan perasaan seperti sedih, bahagia, kecewa, bangga, kagum dan perasaan lainnya dengan tensi yang cukup tinggi. Menghilangkan kegalauan karena pasangan ini sebetulnya hanya Tuhan yang bisa melakukan. Kata orang, semuanya akan membaik seiring berjalannya waktu. Yang menciptakan waktu tentu Tuhan. Kita hanya diminta untuk sabar dan ikhlas dalam menjalaninya. Tentu juga adanya komitmen untuk tidak terlalu menjadi pribadi melankolis.

    AFR150701

    SHARE
    Previous articleTanda Leukemia Pada Anak
    Next articleRambut Lepek? Kalem Aja!
    Gadis pecinta kesederhanaan. Karena hidup itu sederhana. Jadi jangan dibuat rumit dan berlebihan

    NO COMMENTS

    LEAVE A REPLY