Menguji Cinta Pasangan, Perlu Gak Sih?

    237
    0
    SHARE
    Menguji Cinta Pasangan, Perlu Gak Sih?
    Source: shutterstock

    KabarFemale–Cinta memang butuh pengorbanan sekaligus ujian. Cinta tanpa pengorbanan dan ujian patut diragukan keseriusannya. Pengorbanan cinta memang tidak sedikit. Bahkan tak sedikit orang yang harus mengorbankan perasaannya demi kebahagiaan orang yang dicintai. Karena cinta itu membahagiakan.
    Begitu pula dengan ujian cinta. Cinta yang tak pernah diuji tidak akan menjadi cinta yang kuat. Ujian cinta bisa berasal dari internal juga eksternal. Ujian cinta yang berasal dari internal orang yang menjalani biasanya berupa konflik dalam sebuah hubungan. Konflik yang bisa terjadi pun beragam, mulai dari konflik sepele hingga konflik yang besar.

    Sedangkan ujian cinta yang berasal dari luar, bisa berasal dari orang tua, teman atau konflik eksternal lainnya. Konflik yang terjadi dalam sebuah hubungan, akan menguji sejauh mana kekuatan cinta yang ada dalam sebuah hubungan. Namun, perlukah Anda menguji kekuatan cinta pasangan Anda? Perlu jika terjadi hal-hal berikut :

    1. Kepercayaan Anda mulai menipis karena ia mulai menutupi banyak hal.

    Jika pasangan Anda mulai menutupi beberapa hal, tidak ada salahnya jika Anda mulai meragukan cinta pasangan Anda. Misalnya si dia mulai merahasiakan password handphonenya, tidak mau bercerita masalah yang sedang dihadapinya, atau merahasiakan hal lain, Anda patut curiga. Kecurigaan tersebut bukan membuat Anda menuduh dia. Melainkan mencari tahu kebenaran yang sebetulnya tengah terjadi. Salah satunya ialah mencari kebenaran, apakah rasa cinta pasangan Anda masih sama seperti dulu, atau tidak? Dan untuk membuktikannya, tidak ada salahnya Anda mengujinya.

    2. Dia pernah mengkhianati kepercayaan Anda.

    Jika Anda ingin memulai hubungan lagi setelah pernah dikhianati, Anda wajib menguji keseriusannya. Anda harus menguji terlebih dahulu apakah cintanya jauh lebih baik dibandingkan yang dulu. Jika dulu dia pernah mengkhianati Anda, mungkinkah sekarang tidak? Anda harus melakukan tindakan nekad untuk menguji cintanya. Seperti meminta salah satu teman untuk mendekatinya.

    3. Sikapnya mulai berubah.

    Perubahan akan terus terjadi seiring pengalaman hidup manusia. Jika pasangan Anda mulai berubah sikap yang membuat hubungan Anda dengannya bermasalah. Misalnya dia yang awalnya penyabar, menjadi mudah sekali marah. Dia yang awalnya bijak menjadi agak egois. Intinya jika kekasih Anda mulai berubah, tidak ada salahnya Anda menguji cintanya.

    Namun jangan pernah menguji cinta pasangan Anda jika tidak terjadi masalah di atas. Apalagi hubungan Anda dengannya sedang dalam keadaan baik-baik saja. Karena tindakan Anda menguji cintanya yang tanpa alasan, hanya akan membuat dia kecewa kepada Anda. AFR150301

    NO COMMENTS

    LEAVE A REPLY