Memecahkan Kantung Ketuban

    202
    0
    SHARE
    source : bloghamil.com

    KabarFemale—Banyak wanita yang tahu bagaimana rasanya ingin melewati masa kehamilan. Bila Anda sedang hamil, hari terakhir di trimester ketiga jadi waktu yang tidak sabar ditunggu. Anda ingin segera menggendong si kecil dan mengakhiri rasa tidak nyaman selama hamil. Ada beberapa cara agar ketuban Anda pecah dan terjadi persalinan, antara lain:

    Makanan
    Tahukah Anda kalau pilihan makanan bisa membantu Anda memecahkan kantung ketuban? Meski sebagian metode ini tidak memiliki dukungan medis, banyak yang menggunakannya. Beberapa jenis makanan yang bisa Anda coba:
    – Makanan pedas. Makanan pedas dikenal bisa membantu menginduksi persalinan, tapi seperti yang disebutkan di atas kalau tidak ada dukungan medis untuk hal ini. Secara teori, rasa pedas menimbulkan vibrasi di perut dan memicu kontraksi.
    – Nanas. Nanas dianggap bisa mematangkan serviks dengan mempercepat produksi prostaglandin yang jadi kunci untuk menginduksi persalinan.

    Berjalan kaki
    Berjalan kaki jadi olahraga yang baik dan bisa membantu janin turun ke jalan lahir, menimbulkan kontraksi atau pecah ketuban. Tapi jangan paksakan diri dan hindari cedera.

    Stimulai puting
    Stimulasi puting Anda untuk memicu persalinan. Anda bisa melakukannya dengan memutar puting diantara jempol dan telunjuk. Tujuannya untuk menstimulasi gerakan menghisap.

    Berhubungan seks
    Berhubungan seks jadi salah-satu cara menginduksi pecah ketuban, terutama bila membran telah terlepas. Anda bisa berhubungan seks hingga ketuban pecah, tapi tidak setelahnya karena bakteri berbahaya bisa masuk ke rahim.

    Tidak mudah membedakan urin dan cairan amonia. Bila Anda tidak yakin, Anda bisa hubungi dokter. Penting untuk memperhatikan warna dan bau cairan yang Anda kira cairan ketuban dan Anda bisa menyimpannya di wadah untuk dievaluasi.

    Kontraksi akan menjadi semakin kuat setelah pecah ketuban dan Anda bersiap untuk menjalani latihan pernafasan dan relaksasi. Anda bisa menerima obat pereda sakit bila dibutuhkan.

    Setelah ketuban pecah, rahim Anda tidak lagi memilki perlindungan dan ini berarti bakteri bisa dengan mudah masuk ke vagina. Seks dilarang setelah pecah ketuban dan Anda disarankan segera menuju rumah sakit.

    Persalinan terjadi segera setelah pecah ketuban. Pada beberapa kasus, Anda bisa mengalami sobekan prematur dalam membran dan dokter atau bidan bisa menstimulasi kontraksi dengan menginduksi persalinan. Semakin lama durasi antara pecah ketuban dan persalinan, semakin tinggi resiko infeksi berkembang, dan infeksi ini bisa membahayakan Anda dan bayi.

    AFI150701

    NO COMMENTS

    LEAVE A REPLY