Kenapa Masih Menyusui Balita?

    144
    0
    SHARE
    Kenapa Masih Menyusui Balita?
    Source: shutterstock

    KabarFemale—Menyusui batita merupakan hal yang normal dan jadi bagian dari perkembangan anak yang alami. Rata-rata usia menyapih adalah 4,2 tahun. Badan kesehatan dunia (WHO) merekomendasikan ASI eksklusif untuk 6 bulan pertama usia anak, dan terus menyusui selain pemberian makanan padat hingga anak berumur dua tahun. Ada banyak manfaat menyusui pada batita yang tidak banyak diketahui.

    Salah-satu hal paling sulit tentang menyusui batita adalah reaksi dari teman, keluarga, dan orang asing. Mungkin menyusui batita tidak termasuk rencana yang akan Anda jalankan, tapi yang Anda lakukan adalah mengikuti apa yang diinginkan bayi, mendengarnya, dan memenuhi kebutuhan dasarnya.

    Bayi Anda tetap bayi meski ia berumur 9, 10, 11, atau 12 bulan. Seperti hal lainnya tentang menjadi orangtua, menyusui adalah sebuah proses. Kadang sulit menjelaskan pada teman dan keluarga ketika mereka bertanya tentang pilihan Anda untuk tetap menyusui si batita. Satu pertanyaan yang mungkin paling sering diajukan adalah, “Kok kamu masih menyusui?” Kami punya jawabannya untuk Anda:

    Karena menyusui balita bukan hal yang aneh
    Ada banyak wanita di belahan bumi lain yang menyusui bayi, batita, atau anak yang lebih besar. Ini normal dan alami, dan Anda tidak sendirian.

    Karena ASI bagus untuk imunitas
    ASI Anda penuh berisi antibodi dan sel hdiup yang membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh. Sistem kekebalan tidak sepenuhnya matang hingga sekitar usia 4 atau 5, jadi batita masih mendapat manfaat dari imunitas yang diberikan ASI. Anak yang disapih sebelum usia dua tahun memiliki resiko sakit lebih tinggi. Batita yang menyusu lebih jarang sakit, dan sembuh lebih cepat dibanding batita yang tidak menyusu.

    Karena ASI bagus untuk perkembangan otak yang sehat
    Banyak penelitian menekankan keterkaitan antara menyusu dan kecerdasan. Menyusui lebih lama juga mempengaruhi kemampuan koginitif yang lebih tinggi. Satu penelitian di New Zealand menemukan kalau menyusui lebih dari 12 bulan dapat mengurangi resiko masalah perilaku pada anak usia antara 6 hingga 8 tahun.

    Karena menyusui memberi rasa nyaman
    Tak ada salahnya menyusui untuk memberi rasa nyaman. Rasa nyaman sangat penting, terutama pada batita yang sedang berkembang, berubah, dan tumbuh setiap hari. Menyusui menjadi cara yang mudah dan cepat untuk membantu batita tenang. Anak yang terbentur atau jatuh bisa ditenangkan dengan menyusu. Menyusui bahkan memiliki manfaat menghilangkan rasa sakit, jadi menyusui bisa meredakan rasa tidak nyaman anak setelah jatuh atau ketika sakit.

    AFI150401

    NO COMMENTS

    LEAVE A REPLY