Asal Usul Gloves ( Sarung Tangan) Part 2

Asal Usul Gloves ( Sarung Tangan) Part 2

272
0
SHARE
Uploader Rn
Source : shutterstock.com

Sarung tangan menjadi aksesoris yang sangat penting pada abad pertengahan, sehingga mereka dijadikan simbol martabat dan kehormatan. Semua upacara resmi diiringi dengan penyerahan sarung tangan.

Sarung tangan memiliki arti simbolis dalam lingkaran ksatria. Penyerahan sarung tangan mengartikan bahwa ksatria tersebut menjadi pengikut dari orang yang telah memberinya sarung tangan. Jika sarung tangan dilemparkan di bawah kaki itu berarti ajakan duel. Ekspresi tantangan untuk duel digunakan sampai akhir abad ke-18. Tetapi menerima sarung tangan dari seorang wanita memiliki arti yang berbeda. Itu adalah simbol kebajikan yang besar dan mendukung. Ksatria memakai simbol ini di lehernya di tas khusus dan tidak pernah meninggalkannya. Lombardians memberikan sarung tangan dan pedang untuk tunangan mereka sebagai simbol kesetiaan dalam upacara pernikahan.

  • Sarung tangan muncul di Jerman dan negara-negara Skandinavia dalam abad 13-14. Pada abad ke 17 mesin rajut diciptakan, sarung tangan rajutan mulai dikenakan secara global.
  • Salah seorang berkebangsaan Perancis adalah pemimpin di pasar sarung tangan pada awal abad 17 sampai akhir abad 18-th di bawah pengaruh Napoleon.
  • Pada akhir abad ke 17, sarung tangan dibuat dengan bahan pakaian seperti sutra, kulit tipis, renda, mutiara, perhiasan dan kancing emas digunakan untuk membuat sarung tangan.
  • Teknologi memproduksi sarung tangan menjadi luar biasa rumit. Sebagai contoh, pada abad ke-18-sangat sulit untuk memesan sarung tangan yang indah. Kulit itu dibeli di Spanyol, memotong-out dibuat di Perancis, menjahit dan dekorasi dibuat di Inggris. Sarung tangan laki-laki yang selalu pendek tapi panjang sarung tangan perempuan tergantung pada panjang lengan.
  • Pada abad 19 dibuat sebuah peraturan ideal bagi pria yang menyatakan tuan-tuan yang gentleman harus mengubah sarung tangan enam kali sehari.
  • Pada tahun 1807 seorang berkebangsaan Inggris James Winter menemukan sebuah mesin untuk sarung tangan menjahit. Saat ini, sarung tangan karet mulai dipatenkan.
  • Pada awal abad 19 Rusia mulai memproduksi sarung tangan berbahan kulit. Bahan itu terasa sangat ringan dan kulit lembut. Sarung tangan yang terbuat dari karet tersebut tipis, elastis dan berkilauan.
  • Pada pertengahan abad ke 19, sarung tangan ada yang dibuat secara manual oleh tangan.
  • Kemudian mesin khusus untuk menekan tepi sarung tangan diciptakan. Tepi sarung tangan ini terpasang erat, tegas, dan tidak mudah terlepas.
  • Sulit untuk memakaikan sarung tangan pada anak – anak. Jadi, para orangtua menempatkan mereka di rumah. Saat itu ada etiket wajib yang mengatur orang – orang untuk mengenakan sarung tangan di tempat umum.

Semakin penasaran?? History sarung tangan yang ternyata cukup panjang ini akan dilanjutkan ke artikel selanjutnya.

AFF1410074

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY