Sinar Ultra Violet? Bahaya atau Manfaat? (2)

Sinar Ultra Violet? Bahaya atau Manfaat? (2)

159
0
SHARE
Source: shutterstock

KabarFemale—Kami akan melanjutkan bahasan mengenai sinar ultra violet. Dengan harapan supaya anda dapat mengetahui apa saja manfaat baik dan dampak buruk dari sinar matahari yang selalu setia menerangi bumi ini. Nah, sudah tidak sabar bukan? Langsung disimak ya!

Pembaca setia, pada kesempatan yang lalu, anda sudah mengetahui dengan baik bahwa ada sinar ultra violet tipe A, yang mana sifatnya lebih hangat jika terkena kulit dan mampu menembus lapisan kulit lebih dalam. Sinar UVA hadir ketika pagi hari hingga siang, dan meski baik dalam proses pertumbuhan tulang dan tetek bengeknya, anda pun tak boleh terlalu lama terpapar secara langsung. Ditakutkan efek buruk seperti kulit keriput mengerogoti kulit anda. Namun, memang ada sinar ultra violet yang justru harus lebih diwaspadai lagi, yaitu sinar ulra violet B.

Ketika matahari memproduksi sinar Ultra Violet B yang disingkat dengan UVB. Sinar ini yang patut untuk waspadai. Jika terlalu banyak terpapar sinar ini anda justru akan mengalami kulit yang terbakar. Memang jika dibandingkan dengan UVA, UVB ini jauh lebih terasa dan terlihat sekali dampak buruknya pada kulit. Kulit yang serasa terbakar sejatinya sedang mengeluarkan histamin dengan berlebihan (banyak), yang mana hal tesebut memicu perluasan (pembesaran) pembuluh darah. Hasilnya terjadilah peradangan hingga pada akhirnya sel-sel kulit mati dan akan mengelupas. Sama hal nya dengan UVA yang berdampak buruk bagi kulit jika terpapar secara berlebihan (dalam jangka waktu yang lama) selain dapat menimbulkan keriput, nyatanya baik sinar UVA dan UVB sama-sama menjadi pemicu terjadinya kanker kulit (lebih dominan jenis UVB). Meski tergolong ke dalam jenis kanker jinak, toh lebih baik anda tetap berhati-hati dan waspada. Oh, iya, kanker jenis ini dinamakan karsinoma sel basal. Selain itu, terpapar secara berlebih pun akan membuat kulit anda timbul bintik kecoklatan, meski mungkin tidak berbahaya toh akan mengganggu penampilan anda secara tidak langsung. Bintik kecoklatan inipun sering kali terjadi akibat salah dalam penggunaan kosmetik.

Sebaiknya, anda memang patut berhati-hati terhadap kedua jenis sinar ultra violet diatas. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa bila anda sengaja berjemur (agar mendapat kulit kecoklatan) dalam jangka waktu yang lama dan secara intents, akan memperbesar resiko terjadinya kanker ganas melanoma. Meski, penyebab lainnya bisa juga dikarenakan tanda lahir atau tai lalat dan bercak-bercak yang telah ada saat lahir, toh tidak ada salahnya anda berhati-hati.(bersambung)
AFB 150401

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY