Mengobati Kuku Yang Hilang

Mengobati Kuku Yang Hilang

189
0
SHARE
source : blogspot.com

KabarFemale—Pernahkah anda terluka yang mana akibat dari hal tersebut kuku pada jari anda hilang? Tentu bukan hal yang menyenangkan, selain rasa sakit dan perih, ada rasa cemas memikirkan nasib kuku pada bagian tersebut. Sebut saja contoh, kuku pada bagian jari kaki hilang akibat tertimpa benda yang berat, atau bisa juga pada bagian tangan. Kesemuanya itu sama saja sakitnya. Disisi lain,luka pada bagian tangan maupun kaki hingga kuku hilang, bukan saja membuat anda repot dalam penangannya yang tepat, ada rasa kesulitan saat anda akan beraktifitas karena kaki ataupun tangan tidak dapat berfungsi penuh sebelumluka kering dan sembuh. Nah, pernahkah anda mengalami kejadian tidak menyenangkan tersebut? Jika iya, maka mungkin anda telah mengetahui tindakan yang tepat, tapi bisa jadi juga belum sebagaimana orang yang belum pernah tertimpa kejadian tersebut. Mari simak pembahasan selengkapnya hanya di RN Female!

Hal yang paling utama ketika anda mengalami luka yang menyebabkan kuku hilang, baik sebagian maupun secara keseluruhan ialah membasuhnya dengan air. Kurang merekomendasikan menggunakan alkohol karena anda akan merasakan sakit yang luar biasa hingga terasa bagaikan mati ras. Cukup dengan air yang mengalir, kemudian gunakan antiseptik agar luka anda bebas dan aman dari infeksi. Gunakan obat merah untuk pertolongan pertama.

Selanjutnya jika anda ternyata sedang di rumah maka selepas menggunakan obat merah, bebat luka dengan menggunakan kain ataupun perban, ini agar luka tersebut tidak mengalirkan darah secara terus menerus. Ketika luka tidak mengeluarkan darah lagi, cukuplah merawatnya dengan membersihkan sisi dari sekitar jari. Jangan memberikan obat berbentuk cair pada luka, baik antibiotik maupun obat merah. Mengapa? Agar luka tidak terjadi pembusukan yang menyebabkan bau tak sedap serta memperlambat proses pengeringan. Hal lain, akan membuat kuku semakin lama untuk tumbuh. Anda harus menghindarkan luka tersebut dari air. Gunakan perban hanya ketika anda akan beraktifitas diluar rumah, seperti bersekolah, kuliah, kerja, atau ada hal lainnya. Sedangkan jika di rumah dan tak melakukan banyak kegiatan, baiknya perban tersebut dibuka, agar luka mendapatkan sirkulasi udara yang cukup. Gunakan plester antibiotik yang dijual di apotek untuk mempercepat proses penyembuhan luka anda. Dengan menggunakan plester khusus tersebut, luka anda memiliki kesempatan kering lebih cepat dibanding tidak menggunakannya sama sekali. Memang harganya terbilang mahal, tapi anda hanya perlu menggunakannya sebagian kecil saja untuk menutupi luka. (bersambung)

 

AFB150701

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY